MAN 2 Parigi (17/01/26)—MAN 2 Parigi melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung hari ini di Masjid Ulil Albab. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas X hingga XII serta dihadiri oleh kepala madrasah, jajaran wakil kepala madrasah, dan para guru.
Peringatan Isra Mikraj diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustad Zamzuri, yang juga merupakan alumni MAN 2 Parigi. Dalam tausiahnya, beliau mengulas perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus mengajak peserta untuk memaknai peristiwa tersebut sebagai momentum memperkuat keimanan, kedisiplinan dalam beribadah, serta pembentukan akhlak yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti rangkaian acara dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan yang menjadi landasan pembinaan karakter di madrasah.
Usai peringatan Isra Mikraj, agenda dilanjutkan dengan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menyambut kunjungan dari MAN Morowali dan MA Alkhairat Tinombo yang dijadwalkan tiba pada hari Selasa mendatang. Kerja bakti melibatkan siswa dan guru sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan serta kenyamanan lingkungan belajar.
Melalui rangkaian kegiatan ini, MAN 2 Parigi menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan penguatan nilai spiritual, karakter, dan kepedulian lingkungan. Madrasah terus berupaya memberikan yang terbaik bagi peserta didik serta menghadirkan suasana pendidikan yang religius, tertib, dan siap menyambut berbagai agenda penting dengan optimal.
MAN 2 Parigi (08/01/2026)—Kepala MAN 2 Parigi, Ery Somantri, S.Pd., M.M., menghadiri undangan rangkaian akhir Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan dipusatkan di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan diawali dengan ramah tamah pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 08.00 WITA, sebagai ruang silaturahmi dan penguatan sinergi antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Agama. Pada hari yang sama, rangkaian dilanjutkan dengan Malam Tasyakuran HAB Kemenag ke-80 yang berlangsung pada pukul 19.30 WITA, sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan dan pengabdian Kementerian Agama dalam melayani umat dan memajukan pendidikan keagamaan.
Rangkaian HAB ditutup dengan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah pada Kamis, 8 Januari 2026, pukul 08.00 WITA. Forum ini menjadi sarana evaluasi capaian program serta penguatan koordinasi lintas madrasah untuk peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah di tingkat provinsi.
Kehadiran Kepala MAN 2 Parigi pada rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung program dan kebijakan Kementerian Agama, khususnya pada penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pendidikan madrasah. Sejalan dengan visi dan misi madrasah, MAN 2 Parigi terus berupaya berkontribusi aktif, profesional, dan berkelanjutan dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, serta responsif terhadap arah kebijakan Kementerian Agama.
MAN 2 Parigi (06/01/2026)—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MAN 2 Parigi yang mendapat kepercayaan untuk menjadi pengisi acara pada Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong. Upacara tersebut dilaksanakan di MTsN 2 Parigi pada hari Sabtu, 03 Januari 2026 dan dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Parigi Moutong, kepala madrasah, pegawai Kemenag, serta tamu undangan lainnya.
Pada momen sakral tersebut, siswa MAN 2 Parigi dipercaya sebagai tim pengibar bendera, sebuah amanah yang mencerminkan kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan mental para siswa. Tim ini dibina langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rahmi Muktamar, bersama Pria Sarjono selaku pembina OSIM. Penampilan tim pengibar bendera berjalan khidmat dan rapi, sehingga mendapat apresiasi dari para peserta upacara.
Selain itu, Drumband MAN 2 Parigi turut tampil sebagai pengiring upacara yang dibina oleh Untung Suprapto. Iringan musik yang harmonis dan energik menambah semarak jalannya upacara, sekaligus menunjukkan kesiapan siswa MAN 2 Parigi dalam mendukung kegiatan resmi berskala kabupaten.
Selanjutnya Sanggar Seni Ulil Albab MAN 2 Parigi juga ambil bagian membawakan Tari Tradisional serta Tari Zafin Modern. Penampilan ini menjadi daya tarik tersendiri dan berhasil memukau hadirin. Sanggar seni tersebut dibina oleh Fenny Attalasari, yang secara konsisten membina bakat dan kreativitas siswa di bidang seni.
Kepercayaan yang diberikan kepada siswa-siswi MAN 2 Parigi sebagai pengisi utama upacara HAB ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat dan instansi terhadap kualitas pembinaan karakter, akademik, dan nonakademik di MAN 2 Parigi. Penampilan yang tertib, menarik, dan profesional menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu tampil percaya diri di ruang publik dan acara resmi.
Kepala MAN 2 Parigi, Ery Somantri, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut. Ia menilai kepercayaan ini merupakan hasil kerja keras pembina, guru, dan siswa yang terus berproses dan berlatih dengan sungguh-sungguh. “Ini adalah kebanggaan bagi madrasah. Semoga prestasi dan kepercayaan seperti ini terus terjaga dan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya.
Melalui keterlibatan aktif dalam Upacara Hari Amal Bhakti ini, MAN 2 Parigi menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat serta dunia pendidikan.
MAN 2 Parigi (3/1/2026)—Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong menggelar upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia untuk wilayah Zona 2. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman MTsN 2 Parigi, Kecamatan Mepanga, Sabtu (3/1/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Kabupaten Parigi Moutong yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Aziz Tombolotutu.
Upacara dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong H. As’at Latopada, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Asmadi, perwakilan Polres Parigi Moutong, Camat Mepanga, para pejabat Kemenag Parimo, unsur Forkopimca, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ketua APRI Sulteng, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Parimo, pimpinan BRI dan BSI, para Kepala KUA kecamatan, pengawas madrasah dan PAI, para kepala MAN, MTsN, MIN, pengurus DWP, serta seluruh ASN di lingkungan Kemenag Parigi Moutong.
Petugas pengibar bendera Merah Putih pada upacara tersebut dipercayakan kepada siswa-siswi terbaik dari MAN 2 Parigi, yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan, sehingga mampu melaksanakan tugas dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Komandan Upacara dijabat oleh Priyohadi Utomo, S.Pd, yang merupakan salah satu guru kebanggaan MAN 2 Parigi dan dikenal atas dedikasi serta kedisiplinannya dalam pembinaan peserta didik.
Dalam sambutan Menteri Agama yang dibacakan Inspektur Upacara, disampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama tahun 2026 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa.
Disebutkan pula bahwa kehadiran Kementerian Agama bukan hanya lahir dari tuntutan sosiologis, melainkan merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Republik Indonesia dibangun oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini. Para pendiri Kementerian Agama meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berkontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, sekaligus membuka jalan bagi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera.
Memasuki usia 80 tahun, peran Kementerian Agama semakin luas dan krusial, yakni meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan nilai kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi atas berbagai persoalan bangsa. Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama juga terus membangun fondasi “Kemenag Berdampak” yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat.
Abdul Aziz menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi besar tersebut, setiap ASN Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang agile, adaptif terhadap perubahan, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas. Nilai-nilai tersebut sejatinya merupakan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu terus diaktualkan sesuai perkembangan zaman.
Mengakhiri sambutan, seluruh ASN Kemenag diajak menyatukan tekad sesuai tema HAB ke-80 dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, guna mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.
Upacara Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama di MTsN 2 Parigi turut dimeriahkan dengan penampilan marching band MAN 2 parigi, tarian Reok, keterampilan Pramuka, serta berbagai sajian seni lainnya yang dipersembahkan oleh siswa-siswi madrasah.